Saya Memilih Ngeblog Lagi
Ada sesuatu yang terasa hilang . Sesuatu yang dulu begitu asyik dan membuat saya merasa terus terasah. Perlahan, saya menyadari kelenturan dalam menulis mulai berkurang, seiring dengan menurunnya nafsu baca. Meski hingga kini saya masih aktif menulis di Muslimterkini.id , gaya bahasa jurnalistik ternyata berbeda dengan gaya bertutur khas blogger yang selama ini saya nikmati. Dititik itu, rasa kehilangan mulai terasa. Tulisan saya yang biasanya lebih indepth dan reflektif, kini cenderung berubah menjadi formal—ala reportase straight news. Bukan berarti salah, hanya saja ada rasa kurang yang sulit dijelaskan. Sebenarnya perasaan ini sudah lama ada. Namun baru belakangan saya benar-benar menyadarinya, meski belum juga diikuti dengan langkah konkret untuk mengembalikannya. Setidaknya itu alasan kuat saya untuk ngeblog lagi Memulai kembali aktivitas yang telah lama ditinggalkan memang membutuhkan niat yang kuat. Apalagi ketika aktivitas itu tak lagi berada di puncak popularitas, kalah pamor...